Khawatir di PHK? Ini Dia Tips Menghindari PHK yang Bisa Dilakukan

Tips Menghindari PHK

Apakah perkembangan zaman kini telah membuat pekerjaan kamu digantikan oleh mesin? Atau kamu terancam PHK karena tidak bisa bersaing dengan generasi muda yang lebih peka terhadap perkembangan teknologi?

Awas, ancaman PHK ada di depan mata apabila kamu tidak lagi belajar dan mengembangkan diri selama bekerja di tempat kamu sekarang. Banyak tips menghindari phk yang lupa memperhitungkan bahwa perusahaan dan karyawan sama-sama punya kepentingan yang tak bisa ditawar-tawar.

Berikut ini, Pintaria ingin sharing sama kamu beberapa faktor penting yang harus dipertimbangkan jika kamu ingin menghindari PHk.

PHK Sering Menimpa Karyawan yang Tak Terlalu Bagus Kontribusinya

Tips menghindari PHK yang pertama adalah tentang kosntribusi. Kira-kira kamu terpikir gak sih kenapa si A kena PHK sementara si B engga? Seringkali bukan karena si A lebih pintar atau lebih lama bekerja di perusahaan tempat kamu bekerja. Justru, beberapa karyawan lama sangat rentan terkena gelombang PHK.

Salah satu alasan utamanya ya karena gaji yang sudah lebih besar namun kontribusi mereka semakin terbatas. Tentu saja mereka sangat terancam oleh PHK.

Perusahaan yang melakukan PHK tentu perusahaan yang memiliki masalah keuangan. Nah, kalau gaji kamu sudah lumayan tinggi, jangan sampai kamu kurang “perform” ya!

Baca juga:
Begini Cara Mudah Negosisasi Gaji yang Tepat
Gaji Gak Naik-naik? Tanda Kamu harus Updgrade Dirimu

Jabatan Tinggi Bukan Berarti Aman dari PHK

Kita cenderung merasa aman ketika sudah menduduki jabatan yang tinggi. Akan tetapi perlu diingat bahwa PHK seringkali bukan ditentukan dari jabatan saja.

Jabatan yang bergaji tinggi bisa jadi merupakan alasan utama PHK. Cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah dengan meningkatkan kemampuan, skill, serta kontribusi dalam bekerja. 

Baca juga: Tips Ampuh Cari Kerja untuk Fresh Graduate

Besarnya Pesangon Pensiun Dini

Kamu tahu gak besarnya pesangon yang harus kamu terima ketika PHK menimpa? Perlu lho! Intinya jangan sampai hak-hak kamu tidak dipenuhi oleh perusahaan.

Ketentuan pemberian uang pesangon oleh perusahaan terhadap karyawan diatur dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 Ayat (1) tentang ketenagakerjaan yang bunyinya: “Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), pengusaha diwajibkan membayar uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.”

Jika memang ada issue pemangkasan karyawan, kamu harus mengecek kembali kontrak kerja yang berlaku atau jika kamu adalah karyawan tetap hitung berapa lama kamu bekerja dan apa saja hak-hak yang harus kamu dapatkan jika memang harus di cut. Dengan mengikuti tips menhindari PHK ini kamu jadi bisa mengambil keputusan yang tepat.

Lalu bagaimana perhitungan uang pesangan atau penghargaan jika terjadi PHK? Menurut pasal 156 ayat 3 undang-undang tahun 2003 menyatakan:

  • Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun mendapatkan upah 2 bulan kerja
  • Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun mendapatkan upah 3 bulan kerja
  • Masa kerja 9 tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 tahun mendapatkan upah 4 bulan kerja
  • Masa kerja 12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun mendapatkan upah 5 bulan kerja
  • Masa kerja 15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun mendapatkan upah 6 bulan kerja
  • Masa kerja 18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun mendapatkan upah 7 bulan kerja
  • Masa kerja 21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun mendapatkan upah 8 bulan kerja
  • Masa kerja 24 tahun atau lebih mendapatkan 10 bulan upah.

Lalu apa saja rincian uang penggantian hak yang harus di terima oleh para pekerja jika terjadi PHK? Menurut undang-undang No.13 tahun 2003 pasal 156 menyatakan:

  • Karyawan mendapatkan cuti tahunan yang belum di ambil.
  • Biaya ongkos pulang/pergi selama bekerja
  • dan hal-hal lainnya yang tertera dalam surat perjanjian kerja yang telah di sepakati sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku.

Menjalin Relasi yang Baik dengan Rekan kerja dan Mitra

Tips menghindari PHK selanjutnya adalah membangun sebuah relasi. Jalinan hubungan baik dengan teman-teman satu kantor dan mitra di kantor lain merupakan hal yang baik dan tidak ada ruginya. Ketika kamu diancam PHK, jalinan kerja ini akan membantu kamu dalam mencari pekerjaan baru ataupun bahkan membuka kantor sendiri ketika memungkinkan.

Yang pasti, PHK bukan akhir dari segalanya. Hidup kan terus berlanjut dan akal sehat harus dijaga. Untuk itu, kamu harus kreatif dan aktif dalam mencari berbagai peluang untuk tetap mewujudkan cita-cita jangka panjang kamu.

PHK Adalah Masalah Nasional

Beberapa tahun belakangan ini, perkembangan dunia kerja memang naik-turun. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengimbau para pengusaha untuk menahan diri untuk melakukan PHK. Jadi, masalah ini sudah jadi masalah nasional sehingga memang harus segera dicari pemecahannya.

Secara individu, kamu bisa lho mengikuti kurus mencari kerja, seandainya PHK benar-benar menimpa. Yuk ikutan di Pintaria. Ada panduan mencari kerja yang baik dan sangat berguna. GRATIS lho!

Related posts

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
profile pic url
14.9k Followers
Follow