Mengenal Karier Sebagai Seorang Product Manager

Product Manager
Source: Pexels

Masalah ekonomi memang tidak ada habisnya, selalu muncul polemik baru yang membutuhkan keahlian khusus di bidang ini tiap masanya. Seiring dengan perkembangan bisnis yang semakin meningkat, banyak alumni dari fakultas Ekonomi Dan Bisnis dibutuhkan oleh perusahaan.

Ada banyak prospek kerja yang bisa dijalani oleh alumni dari fakultas ini, salah satunya menjadi Product Manager atau Manajer Produk. 

Apa itu Product Manager?

Cukup sulit harus mendefinisikan secara utuh mengenai profesi yang satu ini, karena cakupan pengertiannya yang terbilang luas. Umumnya bagian ini memiliki tugas dalam berbagai hal, bahkan tugas Product Manager pada sebuah perusahaan bisa berubah dengan sangat drastis dan cepat (Dan Schmidt, the product management triangle). 

Namun yang jelas Manajer Produk memiliki tanggung jawab untuk keseluruhan strategi, perencanaan, pengembangan, roadmap, dan fitur lainnya dari sebuah produk atau lini produk. 

Produk yang dimaksud bisa berupa produk fisik maupun produk digital, tanggung jawab diri sendiri mencakup pemasaran, perencanaan dan bertanggung jawab terhadap laba dan rugi produk tersebut.

Baca juga: Jurusan IT, ini 5 prospek kerja di masa depan

Jenis-jenis Product Manager

Jika dilihat dari lingkup tanggung jawab yang diembannya, ternyata Manajer produk juga terbagi kedalam beberapa jenis diantaranya:

Operational Product Manager

Bagian yang satu ini memiliki tanggung jawab atas berbagai hal yang sifatnya operasional, seperti dalam pembuatan internal to untuk mendukung operasional sehari-hari produk atau integrasi dengan pihak ketiga. Dengan tanggung jawab tersebut, maka product manager jenis ini akan sering melakukan komunikasi dengan tipe operasional serta pihak eksternal.

Operasional product Manager juga memiliki tanggung jawab untuk selalu siap siaga kapanpun ketika terjadi sebuah masalah yang mengganggu operasional sebuah produk.

Feature Product Manager

Jenis Product Manager yang satu ini memiliki tanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh pengguna produk, seperti bagaimana dalam menentukan alur pembelian produk maupun pembuatan fitur baru yang dibutuhkan pengguna. Karenanya jenis Product Manager  satu ini lebih banyak bekerja di semua jenis pemrograman (depan maupun belakang).

Meski fokus utamanya sendiri dalam pengembangan fitur, Featured Product Manager juga akan mengurusi berbagai hal operasional lainnya yang berkaitan dengan fitur yang dikembangkan.

Business To Business Product Manager

Jenis Product Manager satu ini masih masuk tipe lain dari Feature Product Manager. Jika Feature Product Manager lebih fokus pada fitur yang digunakan oleh pengguna individu, sedangkan Business to business Product Manager lebih fokus pada fitur yang digunakan oleh pengguna korporat bekerja sama dengannya.

Baca juga: Tentukan passion untuk masa depan karirmu

Tugas Product Manager

Manajer Produk memiliki tanggung jawab untuk keseluruhan strategi, roadmap, perencanaan dan pengembangan, fitur dari sebuah produk maupun lini produk, selain itu bagian ini juga memiliki tanggung jawab dalam hal pemasaran perencanaan dan laba rugi. 

Tanggung jawab dalam hal produk, produk yang dimaksud bisa berupa produk fisik maupun produk digital (seperti manager platform e-commerce). Jika dilihat dari tanggung jawabnya,  tugas Product Manager diantaranya:

  • Mengadakan riset dan melakukan analisis situasi di lapangan (seperti target konsumen, daya beli, harga, termasuk kondisi pesaing)
  • Lakukan analisa, pengembangan, pemasaran, hingga penjualan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen baik untuk produk fisik maupun produk digital.
  • Memahami perilaku dari konsumen serta mengembangkan produk yang didasarkan pada analisis produk, pasar, dan pesaing.
  • Melakukan koordinasi dengan bagian produksi untuk melakukan pengembangan produk, tentunya harus disesuaikan dengan kriteria.
  • Menjamin ketersediaan produk serta distribusi, hal ini dilakukan untuk menjamin keberadaan produk di berbagai daerah serta bagian lainnya yang berkaitan.
  • Melakukan pemantauan dan evaluasi produk yang dijalankan, tujuannya agar bisa berkembang menjadi lebih baik lagi.

Jenis keterampilan seorang Product Manager

Bukan hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, seorang Product Manager juga harus memiliki skill atau keterampilan lainnya untuk menjalankan berbagai tugas yang diembannya seperti:

Memiliki kemampuan analisa dan pemahaman terhadap data

Memahami serta mampu menganalisis data merupakan kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang Manajer Produk. Dengan data, berbagai aspek dari performa sebuah produk dapat dengan mudah dipahami oleh seorang.

Selain itu, data juga sangat membantu dalam validasi ide yang dimiliki. Jika kegiatan analisis dilakukan dengan tepat, hal ini akan sangat membantu dalam membuat atau menentukan keputusan dalam perihal strategi bisnis maupun pengembangan produk.

Baca juga: Apa sih bedanya data engineer dan data scientist?

Memiliki pemikiran yang strategis

Seorang menuju produk harus memikirkan mengenai strategi yang dilakukan, tentu saja dengan tujuan agar produk yang dipasarkan berhasil. Dengan pemikiran strategis yang dimiliki, gerakan yang lebih mampu dalam memahami kompetensi serta pasar.

Seorang Manajer Produk harus mampu memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan setiap tahapan pengembangan produk, selain itu ia juga diharapkan mampu untuk merumuskan strategi mengatasi resiko yang mungkin terjadi.

Memahami kegiatan pengkodingan

Biasanya bagian Manajer Produk akan banyak berhubungan dengan bagian developer, karenanya akan lebih membantu jika bagian ini juga memahami perihal coding. Meski hanya pengetahuan dalam level pemula, setidaknya pengetahuan tersebut membuat kamu cukup mengerti ketika berkomunikasi dengan tim developer.

Akan lebih baik lagi jika pemahaman yang dimiliki termasuk pada level ahli, dengan begitu bagian Manajer Produk akan lebih mudah dalam membantu tim developer ketika mengalami kesulitan dalam proses pengembangan.

Memiliki kemampuan interpersonal yang baik

Bagian Manajer Produk akan banyak berhubungan dengan berbagai divisi pada sebuah perusahaan, mulai dari divisi developer hingga bagian marketing. karenanya kemampuan interpersonal yang baik sangat penting dimiliki oleh orang yang bekerja di bagian ini, tentunya agar kegiatan komunikasi dan kerjasama bisa berjalan dengan lancar.

Baca juga: Bedanya jurusan sistem informasi dan sistem komputer

Level atau tingkatan karir seorang Product Manager

Setidaknya ada tiga level untuk jenis profesi yang satu ini, diantaranya:

  • APM (Associate Product Manager) merupakan posisi awal atau dapat dikatakan merupakan tingkat awal profesi satu ini. biasanya APN memiliki tanggung jawab untuk satu atau beberapa produk serta mengerjakan satu atau banyak sekaligus.
  • PM (Product Manager) merupakan posisi bintang jawab untuk suatu produk sepenuhnya, karenanya pada level ini seorang Product Manager sudah mulai menentukan roadmap dari produk tersebut selain dari mengerjakan proyek.
  • SPM (Senior Product Manager) lupakan level tertinggi dari profesi ini, tugasnya tidak lagi berfokus pada eksekusi proyek melainkan bertanggung jawab atas banyak produk dan fokus mengepalai serta menuntun tim-tim produk di bawahnya.

Manajer Produk sebenarnya sudah ada sejak 15 tahun yang lalu, hanya saja peminatnya tidak sebanyak dewasa ini. Dengan pertumbuhan teknologi yang semakin pesat khususnya dalam dunia bisnis, membuat para pengusaha banyak melirik keahlian seorang Produk Manager untuk mengembangkan bisnis yang dijalankannya. 

Agar bisa menghasilkan sebuah produk yang berkualitas, keahlian bidang ini sangat diperlukan. Tidak heran karenanya jika di masa depan jenis profesi yang satu ini akan makin diminati dan memiliki prospek luas dalam hal pekerjaan.

Related posts

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.