KIP Kuliah: Kartu Indonesia Pintar untuk Mahasiswa

KIP Kuliah

Dukungan pemerintah terhadap kemajuan dunia pendidikan sangat nyata dirasakan baru-baru ini lho, Pintarian! Masyarakat kini punya harapan baru yang menjanjikan. Namanya Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Kabarnya, pemerintahan yang baru akan mengalokasikan anggaran senilai Rp12,4 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 untuk program KIP Kuliah ini.

Nah menurut ibu mentri Keuangan Sri Mulyani, awalnya pemerintah sudah punya juga lho anggaran senilai Rp4,8 triliun untuk program beasiswa Bidik Misi yang ditujukan kepada mahasiswa di dalam negeri. Angka itu menurutnya sudah menutupi keperluan dana pendidikan untuk 360 ribu mahasiswa. Menurut Pintarian, tambahan dananya nanti bisa mencukupi kebutuhan berapa mahasiswa lagi ya?

Baca juga: Mau Kuliah Gratis Hingga Lulus? Begini Caranya!

Inovasi Pendidikan

Perluasan program KIP Kuliah ini menurut pemerintah akan menambah alokasi anggaran tersebut sebesar Rp7,7 triliun lho! Nanti akan ada dana cukup untuk membiayai 420 ribu mahasiswa. Dengan demikian, ada sejumlah total 780 ribu mahasiswa yang bisa dibiayai. Sebuah inovasi yang keren banget kan? Jumlah ini dua kali lipat dari sebelumnya.

Lebih hebatnya lagi nih, anggaran itu menurut ibu mentri akan bertambah setiap tahunnya. Hal ini sejalan dengan meningkatnya perhatian pemerintah Indonesia terhadap dunia pendidikan dalam menjamin keberlangsungan penyediaan layanan pendidikan. Lebih hebat lagi karena pembiayaan itu diatur juga untuk perkuliahan baik di dalam maupun yang di luar negeri lho!

Jika dilihat lebih jauh, kartu ini merupakan kelanjutan dan pelengkap dari program sebelumnya yang telah memberikan layanan pembiayaan untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.

Perbedaan KIP Kuliah dengan Bidik Misi

Program KIP Kuliah ini memang telah jadi perbincangan hangat di dunia pendidikan. Namun secara umum, publik belum benar-benar paham perbedaan program kartu ini dengan program Bidik Misi yang dijalankan pemerintah sebelumnya. 

KIP Kuliah diusulkan untuk memberikan biaya SPP dan buku kuliah gratis bagi penerima program tanpa adanya biaya hidup. Meski begitu, bila anggaran dirasa cukup, Menristekdikti, M. Nasir menegaskan bahwa penerima program KIP Kuliah ini juga nantinya diusahakan untuk memberikan sejumlah dana cukup untuk biaya hidup.

Baca juga: Apa Itu Kartu Pra Kerja?

Apa sih bedanya dengan program Bidik Misi? Nah Pintarian, kalau program Bidik Misi dulu, uang diberikan untuk menjadi biaya hidup mahasiswa, sementara, KIP Kuliah akan berfokus pada biaya SPP dulu. Karena itu, integrasi kedua program ini mutlak diperlukan, mengingat biaya hidup dari program Bidik Misi sudah menjamin uang senilai Rp 650 ribu dan sudah naik menjadi Rp 700 ribu per bulan.

Nah, sementara menunggu program KIP Kuliah benar-benar berjalan, kamu bisa lho lihat-lihat dulu kursus yang tersedia di Pintaria. Yuk tambah skill dan kemampuan kamu untuk masa depan yang lebih cemerlang!

Related posts

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
profile pic url
14.9k Followers
Follow