Hati-Hati Bahaya Akibat Kecanduan Main Games!

Kecanduan Game online

Pernahkah kamu menyadari bahwa kecanduan main game online bisa menyebabkan gangguan mental? Bahkan ada juga yang bilang, kecanduan game online sudah merupakan tanda gangguan jiwa lho! Nah bagaimana penjelasan medisnya, yuk kita bahas di sini.

Awalnya, mungkin main game online jadi pilihan bagi orang yang ingin mengisi waktu luang. Beberpa orang memilih untuk tidur siang, membaca buku, atau menonton film untuk mengusir stress. Nah, beberapa dari kita lagi justru memilih main game online. Badan Kesehatan Dunia (WHO) kini menggolongkan kecanduan main game sebagai gangguan mental. Kenapa ya?

Sebelum kita semakin bingung, sebaiknya kita memahami dulu apa yang dimaksud dengan kecanduan main game (gaming disorder). Kecanduan main game dimaksud sebagai ketidakmampuan diri untuk mengendalikan hasrat atau keinginan untuk bermain.

Hal ini merupakan perilaku negatif yang bisa mengganggu aktivitas dan bahkan proses tumbuh-kembang individu. Selain itu kecanduan game juga membuat kamu akan bermasalah dalam hubungan sosial dan keluarga.

Tanda-tanda awal kamu kecanduan game online adalah ketika kamu ternyata sudah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk bermain. Bisa jadi durasinya meningkat dari hari ke hari. Bisa jadi, durasinya juga sudah mengganggu aktivitas kamu yang semestinya.

Nah, ciri-ciri lanjutannya adalah mudah marah, emosi tidak stabil, merasa lapar karena lupa makan saat main game, bahkan kamu selalu melawan kegiatan lain dan digantikan dengan main game. Ciri lainnya tentu saja melibatkan pikiran. Ketika kamu melakukan aktivitas lain dan pikiran kamu terus-menerus tertuju pada game, itu sudah merupakan tanda kecanduan game online tahap lanjut lho!

Baca juga: Kamu Merasa Stress? Cek Ciri-cirinya Berikut Ini!

Penyebab Kecanduan

Setiap benda baik materil maupun immateril yang membuat kamu senang pasti memiliki faktor yang merangsang otak untuk menghasilkan dopamin, hormon pembuat bahagia.

Dalam keadaan normal, hal ini sebenarnya tidak membuat kecanduan. Dopamin justru baik untuk kesehatan mental. Barulah ketika produksi dopamin mulai berlebihan, kamu akan memasuki fase kecanduan.

Ketika dopamin diproduksi berlebih, hipotalamus otak akan terganggu. Mungkin saja kamu akan berubah menjadi mudah marah, percaya diri berlebihan, dan bahkan ada yang membuat kamu merasa sedih yang tanpa sebab yang jelas.

Jelas kan beberapa penyebab ini benar-benar akan mengganggu hidup kamu. Dalam batas wajar, tentu saja bermain game tidak dilarang.

Bahkan, ada riset media yang menemukan bahwa bermain game bisa menjadi alternatif bagi pengobatan gangguan mental seperti Alzheimer dan ADHD. Tentunya ini disebabkan oleh aktivitas main game yang merangsang otak untuk bisa berstrategi dan menuntut otak kamu bekerja keras. Oleh karena itu, fungsi kognitif otak kamu, bahkan fungsi motorik juga ikutan digerakkan.

Kecanduan Game Online: Pandangan Medis

Shekhar Saxena, seorang pakar kesehatan mental pernah mengatakan bahwa kecanduan game sangat mungkin mengambil jatah waktu tidur dan istirahat dengan sangat signifikan. Sebagai ukuran, seseorang yang kecanduan game online bisa saja melakukan login (tanda bahwa sedang bermain), selama lebih dari 20 jam.

Meski begitu, beberapa komunitas game tidak sependapat dengan WHO. Bagi mereka, game online bisa memberikan banyak sekali keuntungan ataupun nilai positif bagi pemainnya.

Argumen mereka diperkuat dengan data-data yang menunjukkan bahwa game-game online itu telah terbukti memiliki kandungan edukatif, terapeutik, dan tentu saja relaksasi yang baik.

Nah, ketika sudah paham tentang kecanduan game online, Pintarian sudah memutuskan main game online apa hari ini?

Related posts

1 comment

Helmi Arrazi 1 July 2019 at 1:02 pm

Artikel yang bermanfaat. Memang pasti ada dampak positif dan negatifnya bermain game online, tinggal kitanya sendiri yang harus bisa mengatur bermain game online untuk merefresh otak dan jangan sampai berlebihan yang akhirnya mengakibatkan kecanduan. Terima kasih.

Reply

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.